Brigjen Pol Mukti Juharsa Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba & TPPU Rp241 Miliar
Direktur Persiba Balikpapan Ditangkap, Terlibat Peredaran Narkoba & Pencucian Uang

SUARA-DEMOKRASI.COM - Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas narkoba. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mukti Juharsa, berhasil mengungkap jaringan narkoba besar di Kalimantan Timur yang melibatkan Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto (CAP).
Dalam kasus ini, perputaran uang hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari narkoba mencapai Rp241 miliar. Penangkapan CAP berawal dari operasi razia narkoba di Lapas Kelas II-A Balikpapan pada Kamis (27/2/2025).
> "Rekening CAP dan beberapa rekening atas nama orang lain yang dikuasai oleh CAP telah diblokir dan disita. Perputaran uang dalam dua tahun terakhir mencapai Rp241 miliar," ujar Brigjen Mukti Juharsa.
Polri Berhasil Ungkap Sindikat Narkoba di Balikpapan, Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi, mengapresiasi keberhasilan Polri dalam membongkar jaringan narkoba di Kaltim.
> "Polri membuktikan keseriusannya dalam menjaga masa depan bangsa dari bahaya narkoba. Kami mengapresiasi Brigjen Pol Mukti Juharsa yang telah membongkar jaringan ini, termasuk keterlibatan bandar besar, Udin, yang dipenjara sejak 2017," tegas Azmi.
Kasus ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam melaksanakan program kerja Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo Subianto, yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, serta pemberantasan korupsi, perjudian, dan narkoba.
Polri Kembali Buktikan Komitmen Berantas Narkoba, Menurut Azmi, peredaran narkoba di Indonesia harus menjadi perhatian serius semua pihak karena dampaknya sangat kompleks bagi masyarakat.
> "Kami berterima kasih kepada Mabes Polri atas keberhasilannya mengungkap kasus narkoba di Kaltim. Ini menunjukkan Polri mampu diandalkan dalam menjaga negara dari cengkeraman narkoba," ujarnya.
Dengan pengungkapan ini, Polri semakin mempertegas perannya dalam memberantas narkoba dan TPPU di Indonesia, sekaligus menutup celah bagi jaringan peredaran gelap narkotika yang sebelumnya sulit tersentuh hukum.
Rabu, 19 Maret 2025
#Thab80