Sinergi Pemkab Pelalawan, BPJN Riau, dan Polda Riau untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

Pelalawan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau dan Polda Riau guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin, menyatakan bahwa Pemkab siap memberikan dukungan penuh agar masyarakat, khususnya warga Pelalawan, dapat mudik dengan aman dan nyaman.
"Dari Pemda Kabupaten Pelalawan, tentu kami siap bersinergi demi kelancaran masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran. Kami juga berharap perbaikan jalan rusak, khususnya di KM 83 Jalur Lintas Timur Pekanbaru-Jambi, segera dilakukan sesuai yang telah disampaikan oleh Kepala BPJN Riau," ujar Husni Thamrin.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi arus mudik, Pemkab Pelalawan bersama Polres Pelalawan telah melakukan apel siaga. Berbagai sarana pendukung disiapkan, termasuk mobil ambulans, mobil pemadam kebakaran, serta alat berat untuk memperlancar lalu lintas jika terjadi kendala di jalan.
BPJN Riau Perbaiki Jalan Rusak Pasca Banjir
BPJN Riau telah menindaklanjuti audiensi dengan Wakil Bupati Pelalawan pada 16 Maret 2025 dengan turun langsung ke KM 83 Jalur Lintas Timur, yang sebelumnya terdampak banjir. Kini, setelah banjir surut, perbaikan darurat mulai dilakukan untuk memastikan jalan dapat kembali digunakan dengan aman.
"Kami akan bergerak cepat untuk menutup jalan yang rusak agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, 12 posko siaga, termasuk Posko Siaga Bencana dan Posko Mudik, telah disiapkan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat," ujar Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara, M.T., Kepala BPJN Riau.
Polda Riau Siapkan 63 Pos Pengamanan
Untuk mengamankan arus mudik, Polda Riau telah mendirikan 63 pos pengamanan (pospam) dalam rangka Operasi Ketupat 2025. Pos-pos ini terdiri dari:
37 pos pengamanan
22 pos pelayanan
4 pos terpadu
4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan khusus di Polres Pelalawan
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Taufik Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., mengimbau pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
"Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area atau pos pengamanan terdekat. Kami juga telah menyiapkan 250 personel tambahan yang siap dikerahkan ke titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan," ujar Kombes Taufik.
Selain itu, Polda Riau menerapkan pembatasan kendaraan berat sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Riau, yang mengacu pada SKB 3 Menteri. Pembatasan ini berlaku mulai 28 Maret hingga 4 April 2025, dengan pengecualian bagi kendaraan yang mengangkut bahan pokok dan kebutuhan medis.
Dengan sinergi antara Pemkab Pelalawan, BPJN Riau, dan Polda Riau, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (NH/ERIZAL)